Dasar Penghitungan Harga Jasa Desain

Dasar Penghitungan Harga Jasa Desain

Misteradli | Desain – Beberapa orang, eh ralat, kebanyakan orang, beranggapan kalau desain grafis itu adalah salah satu hobi dan skill penunjang. Pemahaman ini membuat ‘nilai’ jasa desain tidak diperhitungkan, dan kadang hilang (di anggap tidak ada). Padahal dalam pembuatan sebuah karya desain ada proses yang harus dilewati dan berpengaruh pada penghitungan harga jasa desain.

Ambil contoh desain baliho, klien tinggal siapkan konsep kemudian desainer percetakan akan menuangkannya dalam bentuk desain grafis lalu di cetak. Saat melakukan transaksi pembayaran yang dihitung adalah harga cetak permeter.

Jadi kalau permeter Rp 25.000 maka bila 4 meter klien hanya membayar Rp. 100.000.- Selesai. Hanya proses akhir yang ada ‘nilai’nya, ongkos CETAK. Padahal ada upaya-upaya lain dalam proses itu yang memakan energi, waktu dan pemikiran/ide. Yaitu, PROSES DESAIN.

Mengapa proses ini kadang terlewatkan? karena masyarakat memandang urusan desain pasti berhubungan dengan urusan cetak-mencetak, dan itu satu paket. Ini juga disebabkan strategi pemasaran dan persaingan usaha percetakan dimana pelaku usaha memberikan fasilitas desain gratis kepada pelanggan.

Dari sisi ketenaga kerjaan tidak ada yang salah, karena desainer yang bekerja di perusahaan tersebut biasanya dibayar perbulan dengan sistem gaji yang layak sesuai standar (UMP/UMR). Namun imbasnya dirasakan oleh desainer yang menjajakkan jasa desain secara mandiri diluar bisnis percetakan.

Beberapa desainer mengakali kondisi ini dengan ‘nyambi’ mengikuti kontes-kontes desain diluar pekerjaan tetap, atau mengambil project-project desain khusus via online. Namun bagi yang terperangkap dalam sistem tersebut, setelah tiba di titik jenuh biasanya banting setir mencari peruntungan lain.

5 Tahap Penting Dalam Proses Desain

Menentukan-Harga-Jasa-Desain-misteradli.png
Menentukan-Harga-Jasa-Desain-misteradli.png

Dalam dunia desain profesional ada lima tahapan penting sebelum produk desain siap di bawa ke tahap selanjutnya (cetak.red), yaitu : Research & Concepting > Sketching > Software Touch > Revision > Packaging & Delivering files .

Okey, kita bahas satu-satu;

  • Research & Concepting

Anggap saja kamu dapat project baliho bertema Hari Batik, Nah, kita pasti mencari referensi apa itu Hari Batik, berapa banyak jenis batik, paduan warna apa saja yang sesuai untuk diterapkan, proses pengumpulan informasi/bahan awal ini disebut Riset.

Setelah didapatkan bahan awal kita biasanya akan mengkonsep bagaimana bentuk yang kita inginkan, apakah hanya baliho ucapan atau sekaligus informasi tentang Hari Batik. Kedua proses ini biasanya masuk dalam tahap pembuatan BRIEF.

Proses ini memiliki rasio 15% dari pekerjaan

  • Sketching

Brief yang sudah siap biasanya di konsepkan kembali dengan mebuat sketsa kasar, kadang menggunakan alat tulis secara manual, kadang menggunakan aplikasi grafis, dll.

Untuk proses ini rasio nya kurang lebih 10% dari pekerjaan

  • Software Touch

Nah, disinilah peran software grafis dimulai, Sketsa kasar yang sudah siap dieksekusi menggunakan aplikasi desain grafis, seperti CorelDRAW, Adobe Ilustrator, Photoshop, dll.

Rasio proses ini kurang lebih 40 % dari pekerjaan

  • Revision

Nah, proses revisi memiliki rasio fleksibelitas yang sangat tinggi, terkadang persentasenya cukup rendah, kadang bisa berkali-lipat. Karena dalam proses ini kita melibatkan 2 pihak (desainer dan klien).

Saat ketemu klien yang pas, kadang tanpa perlu revisi desain sudah dianggap selesai. Waktu ketemu klien yang ‘perfeksionis’ atau saklek. Terkadang desain menjadi mentah lagi dengan permintaan-permintaan revisi.

Unlimited Revisions vs Kuota Revisions

Untuk menjaga rasionya tetap stabil, kita bisa memberikan opsi revisi berupa :

  • Unlimited Revisions, revisi bebas tidak dibatasi namun dalam periode waktu tertentu misal waktu revisi 2 hari (48 jam).
  • Kuota Revisions, Jatah untuk revisi dibatasi misal hanya 3 kali revisi dengan tidak ada batasan waktu.

Dengan begitu rasio proses ini bisa ditekan ke 25% dari pekerjaan

  • Packaging & Delivering files

Ini adalah proses akhir, desain yang sudah disetujui harus di kemas ke berbagai versi untuk kebutuhan klien dimasa yang akan datang. Termasuk didalam nya mengkonversi desain menjadi format foto, vector, Portable, dan lainnya dalam satu master file.

Kemudian pengiriman, kok pengiriman? iya, master file yang sudah siap itu perlu di kirim via internet dan bisa juga dengan disimpan dalam bentuk Compact Disc (CD). Untuk diserahkan kepada klien.

Rasio proses ini 10% dari pekerjaan

Bagaimana kelima tahapan ini dapat mempengaruhi Penghitungan Harga Jasa Desain? kita bahas di sini saja > Menghitung Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Jasa Desain

2 tanggapan pada “Dasar Penghitungan Harga Jasa Desain”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *